Apakah Anda sedang mencari Tanah ideal untuk investasi di Bali? Inilah kesempatan emas untuk memiliki Tanah Kebun Kopi Kintamani Arabika, Kintamani. Dengan luas 24.153 m² (2,41 hektar), tanah ini menawarkan potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata kopi atau bisnis coffee shop yang unik.
Luas Tanah: 24.153 m² / 2,41 hektar
Sertifikat: 10 Sertifikat Hak Milik (Freehold)
Harga: Rp 45 juta per are (Nego)
Tanah ini sangat strategis, terletak tepat di pinggir jalan provinsi yang menghubungkan Denpasar dan Singaraja. Jalan ini juga merupakan rute tercepat menuju rencana Bandara Internasional di Kubutambahan, sehingga menjadikan tanah ini pilihan investasi yang menjanjikan.
Wisata Kopi & Coffee Shop
Kawasan ini telah berkembang menjadi destinasi wisata kopi dengan berbagai coffee shop yang menawarkan pengalaman interaktif, seperti memetik kopi hingga menyaksikan proses pengolahannya. Dengan lokasi yang strategis dan sumber daya yang tersedia, tanah ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata edukasi kopi atau coffee shop dengan konsep unik.
Pembangunan Villa Eksklusif
Pemandangan alam yang memukau, suasana sejuk khas Kintamani, serta kontur tanah bertingkat-tingkat menciptakan lokasi ideal untuk pembangunan villa yang menyatu dengan alam. Konsep eco-resort atau private villa di lokasi ini dapat menarik minat wisatawan domestik maupun internasional.
Akses Mudah & Strategis
Berlokasi di jalan utama Denpasar-Singaraja dengan akses yang mudah dijangkau dari berbagai wilayah Bali.
Legalitas Jelas
Memiliki 10 Sertifikat Hak Milik (SHM), menjamin kepastian hukum bagi pemilik baru.
Sumber Air Bersih
Di dalam kawasan tanah ini terdapat sumber air bersih, mendukung kelangsungan bisnis perkebunan atau fasilitas pariwisata.
Listrik Tersedia
Infrastruktur listrik sudah masuk ke area ini, memudahkan pembangunan berbagai fasilitas.
Pemandangan Alam yang Luar Biasa
Tanah ini menawarkan panorama alam istimewa dengan latar belakang pegunungan dan hamparan hijau yang menenangkan. Di bagian belakang, kontur tanah bertingkat-tingkat semakin menambah nilai estetika, mirip dengan lanskap di Ubud yang diminati investor untuk pengembangan wisata.
Berbatasan dengan Sungai
Di bawah tanah ini mengalir sungai dengan pemandangan alami yang eksotis, memberikan nilai tambah untuk pengembangan wisata alam.
Tanah ini masuk dalam kawasan Daerah Daya Tarik Wisata (DTW), sehingga diperbolehkan untuk pembangunan fasilitas pariwisata sesuai dengan Peraturan Daerah Tata Ruang. Ini menjadi keuntungan besar bagi investor yang ingin mengembangkan bisnis di sektor pariwisata Bali.
Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Bali, Kintamani terus berkembang dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang mencari pengalaman unik di alam terbuka. Permintaan akan penginapan eksklusif dan wisata berbasis kopi semakin meningkat, menjadikan tanah ini pilihan investasi yang sangat prospektif.
Jangan lewatkan kesempatan ini! Untuk informasi lebih lanjut dan jadwal survei lokasi, segera hubungi:
Herman Tanggar
☎️ 081999138869